Rabu, 11 April 2012

CONTROL PROGRAM FUNGSI DAN PROCEDURE


CONTROL PROGRAM FUNGSI DAN PROCEDURE

1.   PEMILIHAN KONDISI
Ada beberapa pernyataan yang digunakan sebagai pemilihan kondisi yang dapat digunakan dalam Delphi, yaitu :
a.    IF … THEN ….
      Þ  Pemilihan Kondisi 1 Kasus

Bentuk Umumnya :                                        Contoh :
Text Box: IF <ekspresi> THEN 
BEGIN
 <pernyaataan>;
EN END;
Text Box: IF nilai > 60 THEN 
BEGIN
 Edit1.Text:=’Lulus’;
EN END;
     
 





           
b.    IF … THEN ….ELSE
      Þ  Pemilihan Kondisi 2 Kasus

Bentuk Umumnya :                                        Contoh :
Text Box: IF nilai > 60 THEN 
BEGIN
 Edit1.Text:= ‘LULUS’;
EN END
 ELSE
  BEGIN
    Edit1.Text:= ‘TIDAK LULUS’;
  END;
Text Box: IF <ekspresi> THEN 
BEGIN
 <pernyaataan1>;
EN END
 ELSE
  BEGIN
   <pernyaataan2>;
  END;

     



 




           

           

c.    CASE … OF   dan  CASE … OF … ELSE
      Þ  Pemilihan Kondisi untuk n Kasus, pada prinsipnya case…of sama seperti if…then dalam menggunakan pernyataan Else.   (case…of juga bisa digantikan dengan If … then …. else,  bersarang

Bentuk Umumnya :                                       
Text Box: CASE <ekspresi_pilihan> OF 
    <daftar_1> : <pernyaataan_1>;
 <daftar_2> : <pernyaataan_2>;
 ….
 <daftar_n> : <pernyaataan_n>;
 END;
 ELSE
  BEGIN
   <pernyaataan_lain>;
  END;

     





           

d.    Percabangan Tak Bersyarat   GOTO
      Þ  Perintah GOTO diguankan untuk percabaangan tidak bersyarat ke suatu label tertentu. Penggunaan GOTO tidak disarankan, karena GOTO akan menyebabkan struktur program tidak jelas.

e.    Pernyataan BREAK
      Þ  Dipakai untuk memaksa menghentikan pengulangan, baik pengulangan dengan While…Do ataupun dengan Repeat…Until.

f.     Pernyataan EXIT
      Þ  Pernyataan ini dipakai untuk keluar dari suatu Block Kode Program, kembali ke kode program dimana procedure / fungsi tersebut dipanggi.l

g.    Percabangan TRY … EXCEPT
      Þ  Pernyataan ini dipakai untuk percabangan yang mempunyai kemungkinan kesalahan operasi atau pelaksanan program.
Bentuk Umumnya :                                        Contoh :
Text Box: TRY
 <daftar pernyataan_1>;
EXCEPT 
 <daftar pernyataan_2>;
EN END

Text Box: TRY
 A:=StrToInt(Edit1.Text)
EXCEPT 
 A:=0;
EN END
     





           

Pada contoh diatas nilai string “Edit1.Text” akan dicoba dikonversikan ke nilai integer untuk memberi nilai variabel A, jika ternyata gagal nilai variabel A akan di isi dengan 0.

Struktur TRY…EXCEPT ini akan bekerja hanya jika pilihan Stop on Delphi Exceptions yang terdapat di Language Exceptions dalam menu Tools, Debugger Options tidak diberi tanda Pilih.

h.    Percabangan TRY … FINALY
      Þ  Pada prinsipnya hamper sama dengan TRY…EXCEPT, hanya pada TRY …FINALY pernyataan pada bagian FINALY akan tetap dilaksanakan baik ada atau tidak ada kesalahan.
Text Box: TRY
 … //Proses file F
FINALY
 CloseFile(F);
E   END
Text Box: TRY
 <daftar pernyataan_1>;
FINALY
 <daftar pernyataan_2>;
E   END

     





           

Pada contoh diatas nilai string “Edit1.Text” akan dicoba dikonversikan ke nilai integer untuk memberi nilai variabel A, jika ternyata gagal nilai variabel A akan di isi dengan 0.

Struktur TRY…EXCEPT ini akan bekerja hanya jika pilihan Stop on Delphi Exceptions yang terdapat di Language Exceptions dalam menu Tools, Debugger Options tidak diberi tanda Pilih.

2.   PENGULANGAN
Ada beberapa pernyataan yang digunakan untuk melakukan pengulangan satu pernyataan atau satu block pernyataan, yaitu :
a.    WHILE … DO
      Þ  Pengulangan dengan WHILE…DO akan dikerjakan selama kondisi (syarat) terpenuhi / bernilai benar. Memungkinkan untuk tidak dikerjakan sama sekali jika syarat / kondisi tidak terpenuhi.

Bentuk Umumnya :                                        Contoh :
Text Box: WHILE not EOF (InputFile) DO 
BEGIN
 Readln(InputFile,Line)
 Proses(Line)
EN END;
Text Box: WHILE <ekspresi> DO 
BEGIN
 <pernyaataan>;
EN END;

     
 





           
b.    REPEAT … UNTIL
      Þ  Pengulangan dengan REPEAT…UNTIL akan dikerjakan selama kondisi (syarat) belum terpenuhi / bernilai salah. Perulangan REPEAT…UNTIL pasti dikerjakan minimal 1 kali.

Bentuk Umumnya :                                        Contoh :
Text Box: REPEAT 
 
 A:=B div 2;
 
UNTIL  A < 0;
Text Box: REPEAT 
 <pernyaataan_1>;
 <pernyaataan_2>;
 …
 <pernyaataan_n>;

UNTIL <ekspresi>

     



 















c.    FOR … TO … DO atau FOR … DOWNTO … DO
      Þ  Untuk melakukan perulangan (iterasi) satu pernyataan atau satu block pernyataan selama beberapa kali yang jumlahnya ditentukan suatu nilai awal dan suatu nilai akhir.

Bentuk Umumnya :                                        Contoh :
Text Box: FOR  i:=nilaiawal TO nilaiakhir DO
BEGIN
 <pernyaataan_1>;
 <pernyaataan_2>;
 …
 <pernyaataan_n>;
END; 

Text Box: FOR  i:=1 TO 10 DO
BEGIN
 IF Data[i] > max THEN
     Max:=Data[i]; 
END;

     


 









2.   FUNCTION DAN PROCEDURE
Ada beberapa function atau procedure yang sering dipergunakan, antara lain :
a.    STR
      Þ  Dipakai untuk  mendapatkan nilai string dari suatu data numeric

Bentuk Umumnya :                                       
Text Box: STR (X:[:Width [:Decimals]], var S)




Contoh :
Text Box: …
I:=1500;
STR(I:8:2,S) //S berisi ‘ 1500.00’ ;
...

     





           
b.    StrToCurr
      Þ  Untuk merubah nilai string ke data numerik bertipe Currency.

Bentuk Umumnya :                                        Contoh :
Text Box: StrToCurr(Edit1.Text))
Text Box: StrToCurr(string);
     

Tidak ada komentar:

Posting Komentar